TUGAS 6 Hakikat Media Pembelajaran
TUGAS
STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD
TENTANG
Hakikat
Media Pembelajaran
DISUSUN
OLEH:
RATNA
JAMIL
1820177(PGSD
4.4)
DOSEN
PENGAMPU:
YESSI
RIFMASARI, M.Pd
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN AZDKIA
PADANG
2020
A. Hakikat, fungsi, dan peranan media
Media berasal dari bahasa latin merupakan
bentuk jamak dari medium secara harafiah berarti perantara atau pengantar.
Banyak batasan yang diberikan tentang pengertian media. Asosiasi teknologi dan
komunikasi pendidikan (association of education and communication technology/
aect) sebagaimana dikutip arief s. Sadiman (2006: 6) membatasi media sebagai
segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyalurkan pesan atau
informasi.
Ahmad
rohani (1997: 3) mendefinisikan media sebagai segala sesuatu yang dapat diindra yang berfungsi
sebagai perantara/sarana/alat untuk proses komunikasi (proses
belajar-mengajar). Menurut arief s.
Sadiman (2006: 7) yang menyatakan media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan
untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang
pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga proses
belajar terjadi. Sementara smaldino, et.al (2005:5) menyatakan media sebagai
sarana komunikasi dan sumber informasi.
B.
Manfaat media pembelajaran
Secara umum
manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara
guru dan siswa, dengan maksud membantu siswa belajar secara optimal. Akan
tetapi selain itu, ada beberapa manfaat lain yang lebih khusus. Kemp dan dayton
(dalam prastati, 2005:6) mengidentifikasi tidak kurang dari delapan
manfaat media dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut:
1. Penyampaian materi pembelajaran
dapat disergamkan.
2.
Proses pembelajaran menjadi lebih
menarik.
3. Proses
pembelajaran menjadi lebih interaktif.
4. Jumlah
waktu belajar-mengajar dapat dikurangi.
5. Kualitas
belajar siswa dapat ditingkatkan.
6. Proses
pembelajaran dapat terjadi di mana saja dan kapan saja.
7. Sikap
positif siswa terhadap bahan belajar maupun terhadap proses belajar itu
sendiri dapat ditingkatkan.
Menurut sutikno (2009), ada beberapa fungsi penggunaan media
dalam proses pembelajaran yaitu:
1. Menarik perhatian siswa
2. Membantu untuk mempercepat pemahaman dalam proses pembelajaran
3. Memperjelas penyajian pesan agar tidak bersifat verbalistis (dalam
bentuk kata-kata tertulis atau lisan)
4. Mengatasi keterbatasan ruang
5. Pembelajaran lebih komunikatif dan produktif
6. Waktu pembelajaran bisa dikondisikan
7. Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar
8. Meningkatkan motivasi siswa dalam mempelajari sesuatu atau menimbulkan
gairah belajar,melayani gaya belajar siswa yang beraneka ragam,
9.
Meningkatkan kadar
keaktifan atau keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Peranan
media pembelajaran menurut sudjana dan rivai (2009:6-7) antara lain:
1.
Alat untuk memperjelas bahan
pengajaran pada saat guru menyampaikan pelajaran. Dalam hal ini media digunakan
guru sebagai variasi penjelasan verbal mengenai bahan pengajaran
2.
Alat untuk dikaji lebih lanjut dan
dipecahkan oleh para siswa dalam belajar mengajar
3.
Sumber belajar bagi siswa, media
tersebut berisikan bahan-bahan yang harus dipelajari siswa baik individu maupun
kelompok.
C. Pengertian sumber belajar
Aect (1977) mengartikan sumber belajar sebagai semua
sumber (data, manusia, dan barang) yang dapat dipakai oleh pelajar sebagai
suatu sumber tersendiri atau dalam kombinasi untuk memperlancar belajar. Dalam hal ini sumber belajar meliputi pesan, orang, material, alat, teknik, dan
lingkungan. Sumber belajar bahkan berubah menjadi komponen sistem instruksional
apabila sumber belajar itu diatur sebelumnya (prestructured), didesain
dan dipilih lalu dikombinasikan menjadi suatu sistem instruksional yang lengkap
sehingga berdampak pada pembelajaran yang bertujuan dan terkontrol.
Pemanfaatannya
sumber belajar terbagi menjadi dua yaitu :
1.
Sumber belajar yang didesain (by
design)
Sumber belajar yang di desain merupakan
sumber-sumber belajar yang secara khusus di kembangkan sebagai “komponan
sistem instruksional” yang diharapkan dapat membantu kemudahan kegiatan belajar
yang bersifat formal ataupun non formal dan mempunyai tujuan tertentu. Dengan
demikian sumber belajar jenis ini harus dianalisis, direncanakan, dan kemudian
baru dikembangkan sesuai dengan kebutuhan tujuan dan materi serta karateristik
si belajar/siswa agar hasilnya benar-benar dapat memudahkan belajar.
2.
Sumber belajar yang dimanfaatkan (by
utilization)
Sumber belajar
yang tinggal dimanfaatkan yaitu sumber-sumber yang tidak secara khusus didesain
untuk keperluan pembelajaran namun dapat di temukan, diterapkan, dan digunakan
untuk keperluan belajar.
D. Jenis da karakteristik media
pembelajaran
1.
media visual
a.
media yang tidak diproyeksi yaitu,
relita media yang nyata serta tidak harus dihadirkan dikelas, tetapi siswa
dapatmelihat langsung ke objek. Misalnya: untuk belajar matematika tentang bola
jadi kita samakan apa saja yang berbentuk bla dalam kehidupan sehari-hari anak.
Model adalah benda tiruan dalam wujud 3 dimensi yang merupakan pengganti dari
benda yang sesungguhnya. Media grafis adalah media yang menyalurkan pesan
melalui symbol-simbol visual.
2.
media audio yaitu, radio atau
perlengkapan elektronik lainnya untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual
dapat mengetahui beberapa kejadian.
3.
media audio visual yaitu, vcd, computer,
dll.
E. Pemilihan penggunaan, perawatan
media pembelajaran sederhana
Media adalah perantara atau pengantar pesan
dari pengirim ke penerima pesan. Aect (1979) mengartikan media sebagai salah satu bentuk dan
saluran untuk proses transmisi informasi / pesan. Secara sederhana apa yang
dimaksud dengan media dapat dikelompokkan dalam dua pengertian. Pengertian
pertama dikatakan bahwa media adalah segala yang dapat digunakan untuk
menyampaikan atau memperjelas pesan pembelajaran dan pengertian yang kedua
adalah media yang dirancang secara khusus untuk mencapai tujuan atau
kompetensi pembelajaran tertentu.
F.
Kegunaan media dalam pembelajaran
yaitu:
1.
Media
mampu memberikan rangsangan yang bervariasi dan mengurangi kecenderungan
verbalis
2. Media dapat mengatasi keterbatasan
pengalaman yang dimiliki oleh pebelaja
3. Media dapat mengatasi keterbatasan
fisik dan lingkungan belajar (ruang kelas
4.
Media
memungkinkan adanya interaksi langsung antara pebelajar dan lingkungannya. Media
menghasilkan keseragaman pengamatan (menyatukan tanggapan)
5.
Media membangkitkan keinginan dan minat baru
6.
Media membangkitkan motivasi dan merangsang
untuk belajar
7.
Media memberikan pengalaman yang integral/
menyeluruh dari sesuatu yang kongkrit maupun abstrak
8.
Media memberikan kesempatan kepada pebelajar
untuk belajar mandiri, pada tempat dan waktu serta kecepatan yang ditentukan
sendiri.
Prinsip-prinsip umum dalam pemilihan media,
yakni
1.
Tidak ada suatu media yang terbaik untuk
mencapai semua tujuan pembelajaran.
2.
Penggunaan media harus didasarkan pada tujuan
pembelajaran yang hendak dicapai. Dengan demikian pemanfaatan media harus
menjadi bagian integral dari penyajian pelajaran.
3.
Penggunaan media harus mempertimbangkan
kecocokan ciri media dengan karakteristik materi pelajaran yang disajikan
4.
Penggunaan media harus disesuaikan dengan
bentuk kegiatan belajar yang akan dilaksanakan seperti belajar klasikal,
kelompok kecil, belajar secara individual dan belajar mandiri.
5.
Guru hendaknya kenal betul dengan alat yang
akan digunakan. Penggunaan media harus disertai persiapan yang cukup seperti
mempreview media yang akan dipakai, mempersiapkan peralatan yang
dibutuhkan.
6.
Penggunaan media harus diusahakan agar
senantiasa melibatkan partisipasi aktif peserta.
7.
Media yang digunakan hendaknya dipilih secara
objektif, tidak didasarkan atas kesenangan pribadi.
8.
Aneka ragam media
9.
Kepraktisan dan ketersediaan media.
G. Pemanfaatan sebagai sumber belajar
pada dasarnya
dengan adanya berbagai alat media belajar yang digunakan yang lebih canggih
serta dapat mempermudah peserta didik dalam memahami, mempelajari pelajaran
yang di ajarkan oleh gurunya.
DAFTAR
PUSTAKA
Ahmadi, Abu .
2005. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Bahri Djamarah
Saiful Dan Zain Aswan. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Widiyani,tustiyana,dkk. 2018. Penggunaan media pembelajaran gambar fotografi pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial siswa SD.JPSD vol. 14 no.1
Widiyani,tustiyana,dkk. 2018. Penggunaan media pembelajaran gambar fotografi pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial siswa SD.JPSD vol. 14 no.1
Kutipan d artikel d sesuia dgn daftar rujukan
BalasHapusArtikelnya membantu kak,
BalasHapusSyukron kritikannya @ Wulandarizuwendi insyaallah akan ana perbaiki 🙏
BalasHapus